Thursday, January 10, 2019

http://unissula.ac.id

Penyesuaian Diri pada Perkuliahan
Menurut Davidoff (dalam Mu’tadin, 2002) penyesuaian diri merupakan suatu proses untuk mencari titik temu antara kondisi diri sendiri dan tuntutan lingkungan. Manusia di tuntut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial, kejiwaan dan lingkungan alam sekitarnya. Penyesuaian diri pada perkuliahan adalah tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan akademik atau perkuliahan yang dihadapi untuk menyelesaikan masalah-masalah sekarang maupun selanjutnya dimasa mendatang, sehingga dapat memberikan suatu prestasi untuk dirinya.
Schneiders menyatakan bahwa individu yang memiliki penyesuaian diri yang baik adalah individu yang memiliki salah satu respon seperti kematangan, berdayaguna, kepuasan dan sehat. Berdayaguna disini diartikan, individu dapat membawa  hasil tanpa terlalu banyak mengeluarkan energi, tidak banyak kehilangan waktu atau banyak mengalami kegagalan. Sedangkan sehat disini diartikan bahwa individu dapat mengeluarkan respon penyesuaian yang cocok dengan situasi atau keadaan. Schneiders menempatkan lima kriteria penyesuaian diri yang baik pada perkuliahan, yakni, self knowledge-insight, self objectivity dan self acceptance, self control dan self development, good interpersonal relationship, satisfaction in work.
Aspek-aspek Penyesuaian Diri pada Perkuliahan di antaranya adalah :
1.    Self Knowledge-Insight, yakni kemampuan untuk mengetahui diri sendiri. Kemampuan untuk mengetahui diri sendiri memerlukan perincian yang baik mengenai kelebihan dan keterbatasan diri sendiri.
2.    Self Objectivity dan Self Acceptance, yakni kemampuan untuk berperilaku dan berpikir yang didasarkan atas pengetahuan obyektif serta dapat menerima diri secara positif serta dapat menghargai diri sendiri secara lebih positif.
3.    Self Control dan Self Development, bahwa self control merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan meregulasi impuls, pemikiran, kebiasaan, emosi, sikap dan tingkah laku untuk mengatasi ketegangan dan masalah yang dihadapinya serta pengembangan kepribadiannya pada tujuan yang matang.
4.    Good Interpersonal Relationship, bahwa seseorang yang memiliki kemampuan penyesuaian diri yang baik dapat menunjukan hubungan interpersonal yang baik dengan kasih sayang, altruisme dan perasaan baru terhadap orang lain, bergaul dengan baik terhadap orang lain berarti menjalin relasi yang ramah, menghargai hak, pendapat dan kepribadian orang lain yang pada dasarnya berbeda dengan dirinya.
5.    Satisfaction In Work, yakni kriteria lain untuk melihat adanya penyesuaian diri yang baik adalah rasa puas yang diperoleh dari segala aktivitas yang dilakukan individu. Penyesuaian diri pada perkuliahan disini adalah kepuasan akan harapan dan prestasi yang di capai. Jenis aktivitas yang dilakukan, kondisi dimana aktivitas itu dilakukan, manfaat yang diperoleh, prestasi yang dicapai dan adanya sumber konflik dan aktivitas tersebut merupakan faktor-faktor yang sangat berpengaruh pada kepuasan yang dirasakan mahasiswa.
 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Penyesuaian Diri pada Perkuliahan yaitu :
1.    Penyesuaian Pribadi. Kemampuan individu untuk menerima dirinya sendiri sehingga tercapai hubungan yang harmonis antara dirinya dengan lingkungan sekitarnya. Ia menyadari sepenuhnya siapa dirinya sebenarnya, apa kelebihan dan kekurangannya dan mampu bertindak obyektif sesuai dengan kondisi dirinya tersebut. 
2.    Penyesuaian Sosial.
(a) lingkungan keluarga,
(b) lingkungan teman sebaya,
(c) lingkungan sekolah.

No comments:

Post a Comment